Thursday, February 15, 2007

Microsoft Gunakan Linux

Awalnya, Microsoft menyatakan bahwa
Linux tidaklah sesuai untuk kalangan enterprise. Tapi
kini, Microsoft sendiri menggunakan Linux untuk melindungi
servernya dari serangan denial-of-service.

Konon, menurut artikel yang diposting di situs Netcraft,
pada hari Jumat, Microsoft telah merubah setingan DNS
(domain name system)-nya. Perubahan ini menyebabkan
panggilan terhadap www.microsoft.com tidak lagi diteruskan
ke komputer pada jaringan Microsoft sendiri, tapi akan
ditangani oleh sistem caching Akamai, yang menjalankan
Linux.

Akamai menjalankan layanan untuk membantu mempercepat
performa situs dengan copy cache dari web site di banyak
server yang tersebar di berbagai lokasi. Akamai mampu
bertahan dari serangan denial-of-service dengan
menyebarkan serangan ke berbagai server. Dengan
menyebarkan serangan ini ke berbagai server, akan
mengurangi kemungkinkan serangan dari banyak sistem ke
satu server tunggal. Akamai menampilkan pertahanan
tersebar untuk menghadapi serangan denial-of-service.

Pada saat artikel di situs Netcraft itu ditulis, Kamis
(21/8/2003), Netcraft melaporkan bahwa www.microsoft.com
masih dioperasikan di atas Linux, meskipun pihak
microsoft.com melaporkan bahwa dirinya beroperasi di atas
Windows Server 2003.

Juru bicara Microsoft mengatakan, pihak perusahaan
menghargai fakta bahwa para mitra dan vendor mereka
kemungkinan memiliki model bisnis yang berbeda dan
beroperasi pada lingkungan IT yang bermacam-macam. "Tujuan
utama Microsoft adalah melakukan apa saja untuk membantu
konsumen membasmi Blaster untuk melindungi komputer
mereka... Microsoft saat ini menggunakan Akamai untuk
mendistribusikan trafic yang tengah disusupkan ke
Microsoft oleh para hacker," kata jubir itu dikutip
Techweb.

Worm Blaster yang menyerang internet minggu lalu. Worm
tersebut dirancang agar hari Sabtu lalu situs
windowsupdate.com dibanjiri dengan serangan berupa
denial-of-service. Akan tetapi, windowsupdate.com bukanlah
situs Microsoft, itu alamat situs palsu yang digunakan
Microsoft untuk membawa versi update dari Windows. Sampai
hari Sabtu lalu, Microsoft telah mengeset
windowsupdate.com untuk di-redirect ke
windowsupdate.microsoft.com; Microsoft melindungi dirinya
sendiri dengan menonaktifkan redirection tersebut.

Redirection adalah suatu teknik untuk memindahkan
pengunjung ke suatu halaman website ketika alamatnya telah
dirubah sementara pengunjung sudah terbiasa dengan alamat
lama. Juru bicara Akamai menolak memberikan keterangan,
kecuali menyatakan bahwa Microsoft adalah konsumen.

Rasanya aneh mengetahui bahwa Microsoft menggunakan Linux.
Selama ini, Microsoft menganggap Linux sebagai saingan
terbesarnya.

Bulan lalu, John Connors, CFO Microsoft, menyebutkan bahwa
Linux adalah ancaman nomor 2 bagi perusahaan. Sedangkan
ancaman nomer 1 adalah kondisi ekonomi secara umum. Hampir
satu dari lima perusahaan kecil dan menengah menggunakan
Linux pada desktop mereka. Analoginya seperti bos McDonald
yang ketahuan makan di Burger King. (ballack)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home